Skip to main content

Serenity Prayer

"God, give us grace to accept with serenity the things that cannot be changed,
Courage to change the things which should be changed,
and the Wisdom to distinguish the one from the other.
Living one day at a time,
Enjoying one moment at a time,
Accepting hardship as a pathway to peace,
Taking, as Jesus did, this sinful world as it is, not as I would have it, 
Trusting that You will make all things right, if I surrender to Your will,
So that I may be reasonably happy in this life, and supremely happy with You forever in the next.
Amen." 

Reinhold Niebhur

Comments

Popular posts from this blog

KRISTEN PROGRESIF

Beberapa waktu belakangan, sedang ramai nih di media sosial yang resah soal Kristen Progresif. Saya dibagikan video-video ceramah beberapa "tokoh" Kristen. Katanya Kristen Progresif ini dipropagadakan di Indonesia oleh Brian Siawarta, seorang pastor yang eksis di media sosial. Banyak orang Kristen resah sebab katanya Kristen progresif ini sesat lah, jadi ancaman kekristenan lah, yang tidak percaya Alkitab lah, tidak mengakui Yesus sebagai juruselamat lah, dan lain-lain. Wah... Saya juga jadi ikutan resah nih . Sebenarnya apa sih Kristen Progresif itu? Kalau berdasarkan definisi para "tokoh" Kristen dan orang-orang yang resah, Kristen progresif itu ya aliran sesat. Namun, itu pelabelan yang menurut saya terlalu sempit dan picik. Karena itu, mari kita lihat dulu arti kata "progresif". Menurut KBBI, "progresif" berarti, 1. ke arah kemajuan; 2. berhaluan ke arah perbaikan keadaan sekarang (tentang politk); 3. bertingkat-tingkat naik (tentang aturan...

Ketika Allah Merengkuh Semesta

Transfigurasi dan Mandorla Sahabat saya, Christian Galabara Alfadio Putra, atau yang akrab saya sapa Titi, merumuskan tema penahbisannya, “Membumi Raga, Menjejak Asa”; kata-kata yang cukup puitis dan sepertinya sulit dipahami jika hanya dibaca sekilas. Akan tetapi, di balik tema yang puitis itu terdapat refleksi yang sesuai temanya, “membumi.” Saya mengenal Titi sebagai seorang yang membumi. Gaya hidupnya sederhana, bahkan cenderung “tak terawat”, dan ia memiliki perhatian yang besar tehadap perjuangan untuk keadilan dan pembebasan bagi yang tertindas. Melalui tema “Membumi Raga, Menjejak Asa”, ia merefleksikan peristiwa transfigurasi sebagai sebuah bagian dari karya keselamatan Allah yang mulia di dalam Kristus yang merangkul seluruh ciptaan, Allah yang membumi raga dan menghadirkan asa bagi yang hina dan tersisih. Jika merefleksikan transfigirasi, gambaran yang selalu hadir dalam pikiran saya adalah mandorla . Apa itu mandorla ? Mandorla adalah kata dalam Bahasa Italia yang berarti ...

Telanjang

Telanjang di depan umum itu tidak sopan!!! Ada benarnya, tergantung waktu dan tempatnya. Ratusan tahun lalu, orang Indonsedia telanjang di tempat umum, bukan sesuatu yang tidak sopan. Tapi sekarang, jangankan telanjang, perempuan yang kelihatan bahu atau belahan dada saja dianggap tidak senonoh.dibilang sok kebarat-baratan. Ikut-ikutan barat yang tidak bermoral. Orang Eropa yang telanjang atau berpakaian minim dibilang tidak tahu etiket, tidak bermoral, dan sebagainya. weits, tunggu dulu. ratusan tahun lalu, itu yang dikatakan orang Eropa ketika melihat orang Indonesia telanjang, atau hanya memakai cawat di depan umum. Mereka bilang orang-orang itu barbar, tidak beradab, tidak bermoral, dan sebagainya. Lalu mereka mengajarkan orang-orang yang dibilang primitif itu untuk pakai pakaian mereka, kemeja, gaun, celana, rok, jas dan dasi (seutas kain tidak penting yang akan bikin saya dikritik habis-habisan di hari Minggu kalau tidak memakainya). Lalu mereka bilang itu yang senonoh, yang b...